Social Icons

twitterfacebooklinkedinrss feedhara_international@yahoo.com

PENGONTROLAN CACING MERAH DI PURIFIED WATER DARI STP



Cacing darah sangat umum ditemukan di STP karena sangat menyukai kondisi lingkungan yang kaya akan Nutrient yang didapatkan dari STP.  Cacing ini berkembang dengan sangat baik apabila kondisi STP kurang sempurna, bahkan akan terbawa ke Effluent, terutama bila kandungan nutrisi di effluent masih tinggi akibat kurang sempurnanya proses degradasi limbah di bak biologi.

Cacing darah ini disebut demikina karena kandungan hemoglobin yang ada di dalam cacing, menyebabkannya berwarna kemerahan.

Siklus hidup cacing ini terdiri atas:
  1. Midge Flies (gambar 2), serupa dengan nyamuk, akan tetapi tidak mengigit
  2. Midge Flies akan bertelur, menempatkan telurnya di Sewage Treatment Plan
  3. Telur tersebut akan menetas dalam tempo 10 hari dan membentuk cacing darah
  4. Cacing Merah akan membentuk Pupa, bentuk dewasa dari cacing akan tetapi memiliki kaki

Kontrol bagi jumlah Cacing merah tersebut sngatlah kritis.  Bila jumlah cacing merah sangatlah banyak, akan menyebabkan turunnya MLSS, karena cacing merah cenderung memakan “Bakteri Baik” yang digunakan untuk mendegradasi limbah.  Beberapa control untuk mencegah over populasi dari cacing merah ini antara lain:
  1. Menggunakan larvasida yang mengandung bacillus thuringiensis (Bt)
  2. Menjaga sedemikian rupa agar kondisi ruangan STP dalam keadaan bersih
  3. Menjaga agar proses STP bisa komplit, sehingga Nutrisi yang ada di bisa terkonsumsi sempura oleh peristiwa biologi yang ada di STP
  4. Adalah sangat bijaksana untuk memadamkan lampu di area STP pada saat tidak digunakan.  Baik cacing darah maupun Midge Flies sangat menyukai area yang terang.
  5. menempatkan insect trap di ruang STP
Semoga Bermanfaat