Social Icons

twitterfacebooklinkedinrss feedhara_international@yahoo.com

PHOSPOROUS DI AIR LIMBAH



Satu-satunya Nutrient Biologi yang tidak terkandung di Udara, akan tetapi sangat essensial bagi kehidupan adalah unsur P (Phosporous),  sedangkan unsur kehidupan yang lain, seperti C dan N terdapat di udara dalam bentuk CO2 dan N2.

Phosporous, dalam siklusnya, sangat essensial dalam pembentukan ATP, salah satu bentuk energi yang sangat penting bagi makhluk hidup untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan dalam pembentukan sel baru. 

Phosporous di air limbah dikontrol pada spesifikasi maksimum 1ppm.  Hal ini dikarenakan bila Phoporous tersebut lepas ke badan air dalam jumlah yang besar, maka akan menyebabkan Eutrophikasi, kondisi dimana badan air kehilangan Oksigen terlarutnya (Akibat menetralisir Phosporous menjadi Phosphate) yang akan menyebabkan matinya ikan, berubahnya ekosistem dari badan air, sampai tumbuhnya Alga yang berlebihan di badan air.

Proses degradasi Phosporous di air, bisa dilakukan secara Biologi dan Kimiawi


PROSES BIOLOGI

Proses Pemisahan Phosporous di air, diawali dengan proses pelepasan P dari Badan Cell di bak Biologi Anaerob.  Di bak Anaerob, P akan dilepaskan dari Cell dan dengan bantuan dari Asam Asetat yang terbentuk pada bak Anaerob, P tersebut akan digunakan untuk mendegradasi unrur C (BOD) di air limbah.  Pada Bak Aerob, P yang dilepaskan tadi, bersamaan dengan unsure P yang ada di limbah akan diserap kembali menjadi badan cell (Bio Massa).  Biomassa ini akhirnya akan mengendap di Clarifier, dan menghasilkan upflow (Aliran atas) dari Clarifier yang bebas dari P.  Proses Degradasi P oleh aktifitas Biologi

PROSES KIMIAWI

Koagulasi dan Flokulasi

Phosphate, berbentuk granular dan akan terndapkan di air karena kelarutannya yang sangat kecil di air.  Dengan penggunaan bahan kimia pengendap (Alumunium Sulphate, PAC atau Feri Chlori) Phsphate akan terpisah dari air dan mengendap

Resin Sebgai Organic Scavenger

Phosporous yang ada di badan Cell, akan terserap di permukaan resin.  Secara periodic, bila didapatkan hasil air keluaran Resin mulai berbau amis, resin harus diregenerasi.  Hal ini disebabkan resin sudah jenuh oleh organic.
 

Semoga Bermanfaat